Film Kartini: Berjuang dengan Tulisan dan Bakti

Film Kartini (sumber: liputan 6.com)

“Pikiran lebih perkasa dibandingkan tubuh. Dia mampu membongkar penjara yang menjerat tubuh hingga jadi serpihan pasir” – KARTINI

Kerap membaca status di media sosial, mengapa ada Hari Kartini? Mengapa Kartini lebih dikenal dari pada Cut Nyak Dien? Mengapa hari kelahirannya diabadikan sebagai hari nasional?.

Jika kumpulan surat kartini tak mampu menjawabnya, maka saya sarankan untuk menonton Film Kartini, yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Sosok cerdas dan wajah sendu Dian Satro mampu menghadirkan sosok Kartini dengan sangat baik. -baca selanjutnya

Hujan dan Baju Tak Berlengan

Hujan dan Dresscode Merah Putih Nunu

Hujan dan Dresscode Merah Putih Nunu

Ini gara-gara Nunu. Saat rehat untuk sholat ashar, Ancu Lebug melempar tawa kecilnya ke Nunu, yang datang paling belakang di kelas nulis blog relawan.
“Dresscode-nya merah putih, di’?”Lebug melempar tanya

Nunu hanya bisa menjawab dengan tawa lebar. Anak satu ini, -baca selanjutnya

Social Media versus Market Place

Karena terlalu sering mengantarkan paket kiriman ke rumah, kurir dari salah satu perusahaan jasa pengiriman itu bercanda ke saya.

“Kenapa malas sekali ke toko? Semuanya barang dibeli online kah?”

Saya hanya tersenyum saat mendapat pertanyaan itu. Bisakah bapak itu membayangkan, berapa uang yang harus saya keluarkan untuk berkunjung ke Jogya, hanya untuk membeli handle tas atau kain batik tulis, yang semuanya tidak tersedia di Makassar?.

Bagi saya, belanja online itu, semacam mendekatkan toko yang jauh -baca selanjutnya

Ini Baru Pilar Kebangsaan

Membaca dari hati

Menulis dari hati

Pasti akan diterima oleh setiap hati

Para blogger akan menulis dari hati

~Ma’ruf Cahyono~

Telunjuk mbak Rosy Pasaribu bergerak lincah di layar androidnya. Duduk se-meja dengannya, membuat saya belajar hal baru, yang sebenarnya bukan sesuatu yang baru bagi banyak orang.

“Biar saya tidak salah, saya buka saja Undang-undangnya, ya” demikian ia -baca selanjutnya

Melukis Alis Tanpa Cukur di Wardah Beauty Class Ramadan

Cantik dari Hati

Ini adalah tulisan pertama saya yang mengulas tentang make up dan kecantikan. Tak percaya kalau kelak saya akan menuliskan tema ini, karena seperti kata beberapa teman, saya tergolong emak-emak tomboy yang berjuang tuk terlihat feminim.

Sempat kecewa karena harus ke Sulawesi Barat, padahal Wardah Community Gathering bersama Blogger MAM (Makkunrai Anging Mamiri) akan berlangsung di hari yang sama. Untungnya batal. Asyik. Jujur, motivasi terbesar saya ikut community gathering yang dikemas dalam bentuk beauty class ini adalah ingin belajar melukis alis. -baca selanjutnya

Menu Diet Anti Lesu di Ramadan Ala Nutrishake

2 Scoop Nutrisake dan Shaker  (foto: Koleksi Pribadi)

2 Scoop Nutrisake dan Shaker
(foto: Koleksi Pribadi)

Adakah yang pernah mengalami, berat badan bertambah selepas Ramadan? Meski berpuasa sebulan penuh, berat badan tak kunjung berkurang, malah bertambah. Apa penyebabnya?. -baca selanjutnya

8 Pesan Parenting untuk Para Bapak dari Super Didi

Didi berupaya melahap secepat kilat isi buku yang dititip sang istri untuknya. “Banyak juga, yah?,” ucapnya setelah melewatkan lembar pertama tentang jadwal kegiatan kedua anak mereka. Itu adalah salah satu adegan yang bisa ditonton dalam film Super Didi, karya sutradara Hadrah Daeng Ratu dan Adis Kayi Yurahmah.

Beruntung bisa menonton film ini dengan gratis bersama beberapa teman yang lain. Saat membaca judul dan sinopsisnya, saya sudah menerka-nerka seperti apa adegan per adegan film ini. Ini pasti tentang rempongnya seorang ayah dalam mengurus anaknya, tebak saya. Lalu sayapun membayangkan sederet -baca selanjutnya

Previous Older Entries