My Fabric Pot

Sebenarnya, saya tidak mahir menjahit. Namun sejak nyemplung bebas di group Zukaacraft, tempat perempuan-perempuan suka crafting ngumpul, saya jadi ikut terpengaruh ngecraft barang-barang sederhana.

Sukulen adalah salah satu jenis tanaman kesukaan saya, akhir-akhir ini. Jaman dulu suka Kaktus. Lalu Kaktusnya mati semua. Lama tak memelihara jenis kaktus lagi, tiba-tiba kenalan dengan Sukulen yang lucu-lucu. Alasan suka Sukulen, tetap saja terkait dengan alasan sibuk dan malas (malas dan sibuk, beda tipis ya?). Sukulen disiramnya cuma seminggu sekali. Asyik kan?.

Meski masih sekeluarga dengan Kaktus, Sukulen memiliki keunggulan lain, yaitu bentuknya yang unik-unik dan banyak varietas yang tidak berduri. Jadi tidak harus super hati-hati menjaga jari, jika ingin meremajakan tanaman ini ke wadah baru.

Pemilik Need Craft, Yuanita, beberapa bulan lalu, memberi gratis sehelai perca kain kanvas warna pastel. Ukurannya sekitar 25x40cm. Waktu itu, baru saja belajar buat Pyramid pouch. Rencananya sih, mau dibuat Pyramid pouch, tapi nggak jadi-jadi.

Sim salabim…disulap jadi fabric pot deh perca kanvasnya. Ternyata lucu. Meski hasilnya belum rapi, karena dibuat super buru-buru, namun lumayanlah sebagai rumah baru dari salah satu koleksi Sukulenku.

Ssst…mini pot ini, kubuat dengan jahit tangan, sambil nonton sinetron ‘Preman Pensiun,’ Satu-satunya sinetron kesukaanku.

Fabric Pot

Fabric Pot

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: