DIY Gantungan Kunci Dari Kain Perca

Belakangan ini saya menggeluti hobby baru yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Dikenal sebagai sosok tomboy, berlatar belakang teknik sipil, banyak bekerja di lapangan dan tak pernah bisa menjahit sejak dulu, membuat beberapa teman dan keluarga merasa tak percaya akan karya kerajinan saya.

“Ini bikin sendiri?”

“Buat sendiri? Betulan?”

Pertanyaan itu tak hanya terlontar saat sedang ikut arisan keluarga, melainkan juga komentar teman di media sosial. Bahkan setelah bertemu langsung, teman yang menanyakan di Facebook atau Instagram akan memastikan kembali, “Foto di Instagram itu, betul buat sendiri?” Dipikirnya saya bercanda.

Semua bermula sejak 2015, saat seorang teman di group percakapan line mengajak untuk ikut belajar crafting. Sejak belajar bareng dengan beberapa teman dari komunitas Kompakers Makassar, saya jadi suka membuat beberapa karya dari kain. Awalnya masih jahit tangan, lalu dengan bekal satu kali mencoba mesin jahit portable seorang teman crafter, saya jadi tertantang untuk memfungsikan kembali mesin jahit hitam tua, merek butterfly, milik ibu.

Baru saja belajar buat totebag mini, tante sudah memesan untuk dibuatkan 80 buah. Wow, kerja keras menyelesaikan tantangan 80 totebag dalam seminggu, bersama mesin jahit tua yang kata ibu, usianya lebih tua dari saya. Berarti usianya sudah 40 tahun lebih. Mesin ini tanpa dinamo, jadi harus mengayuhnya dengan kaki. Lumayan capek.

Sang mesin akhirnya kelelahan melayani kegemaran baru saya. Setelah menemani selama setahun lebih, ia mulai berulah dan tak bisa digunakan. Desember 2016 saya memutuskan membeli mesin jahit portable. Suaranya lebih halus dan tak harus mengayuh lagi. Sejak memiliki mesin portable, saya bergabung di group crafter yang lebih besar. Belajar dari materi yang dibagikan secara online oleh anggotanya. Kini, saya benar-benar menggeluti kerajinan dari kain. Karya saya dikenal dengan merek “Kamummu”

Bekerja dengan jumlah kain yang banyak, dengan jenis beragam, tak hanya menghasilkan karya, tapi juga limbah. Limbahnya berupa perca kain. Karena saya kurang telaten membuat aplikasi kecil-kecil ataupun patchwork, maka perca kecil-kecil biasanya saya sulap jadi beberapa kerajinan imut-imut.

Pekan lalu seorang crafter berbagi cara membuat gantungan kunci dari perca kain yang cukup kecil. Cuma butuh kain berukuran 20 x 20 cm saja. Membuatnya mudah. Cukup mengandalkan jahit jelujur, tanpa mesin.

 

BAHAN YANG DIBUTUHKAN

Bahan yang harus disiapkan untuk membuat gantungan kunci adalah:

Perca kain ukuran 20 x 20 cm

Benang jahit

Dakron

Tali kulit

Ring

Eh kelupaan, lem juga dibutuhkan

 

PERALATAN

Peralatan yang dipakai:

Pola lingkaran diameter 6,5 centimeter

Gunting

Jarum jahit

Bulpen

 

LANGKAH PEMBUATAN

 

1. Jiplak pola di atas kain perca. buat 5 atau 6 potongan

Seperti inilah hasilnya

2. Gunting kain mengikuti pola

 

3. Jahit jelujur sekeliling lingkaran, 0.5 cm dari tepi

 

4. Tarik benang hingga membentuk kerutan seperti di gambar

 

5. Masukkan dakron hingga penuh dan tarik ketat benang, hingga membentuk bulatan. Lilitkan benang dan jahit mati.

 

Untuk membuat sebuah gantungan kunci, dibutuhkan 5 bulatan semotif dan 2 bulatan dengan warna atau motif lain.

 

6. Hubungkan semua bulatan menjadi satu. Bulatan terakhir sambungkan dengan bulatan pertama dan jahit mati.

 

Hasilnya akan seperti gambar di atas

 

7. Bubuhkan lem di tengah dan rekatkan tali kulit yang sudah dikaitkan dengan ring. Lalu rekatkan bulatan lain di atas tali tadi, sebagai penutup, agar terlihat rapi. Bulatan penutup direkatkan di dua sisi bolak balik

 

Hore…gantungan kunci sudah selesai. Selamat mencoba yah.

 

 

 

 

 

 

Advertisements

14 Comments (+add yours?)

  1. Ardiba
    Sep 17, 2017 @ 08:16:01

    Wih..unyu banget. Suka niat sih bikin2 gini dg bentuk mobil atau semacamnya buat anak lanang. Tapi suka terjangkit penyakit malas, jadinya gak jadi2 mlulu deh. Huhuhu

    Reply

  2. novaviolita
    Sep 17, 2017 @ 10:21:19

    Cara bikinnya mudah banget ya..
    Apapun itu kalo di buatin n telaten pasti bisa..
    .kalo aku banyakan ntar.. ujung2nya ga jadi hahahha

    Reply

  3. Lanny Sari
    Sep 18, 2017 @ 08:56:50

    Masuk ke prinsip DIY aku yang mudah murah hemat nihhh. Makasih idenya mba Bungaa

    Reply

  4. Mugniar
    Sep 22, 2017 @ 20:04:24

    Ddeh sampe orang tanyai begitu, dih. Bunga keliatannya saja tomboy padahal sebenarnya menggemari cratf ya tapi baru menemukannya sekarang.
    Yang suka seperti ini di keluargaku: adikku Mirna, betah ki kerjai yang seperti ini. Bapakku juga tapi dalam bentuk lain, kayak kayu-kayu bekas dibuat jadi meja atau kursi kecil. Kalau saya, memang ndak tertarik sama sekali. Cuma suka melihat dan mengagumi saja hehehe.

    Reply

  5. Ria Kurniasih
    Sep 24, 2017 @ 01:44:02

    wah ini wajib di dicobain, gantunganya bisa multifungsi buat naro pentul juga jadi kalo tetiba ilang pentul dijalan ada stoknya :D, makasih mba unga tutorialnya

    Reply

  6. kyuzuma ita
    Sep 24, 2017 @ 02:53:11

    Wahh.. kebetulan, saya lagi cari referensi buat kerajinan. Saya tertarik menggeluti dunia craft Simple banget mbak.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: