Laksana Dendam, Rindu Harus Terbalaskan

Judul tulisan adalah kebalikan dari judul buku yang pernah diposting oleh Kak Arniyati Saleh, seorang teman Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) yang jago merangkai kalimat puitis. Teringat bukunya karena saya sedang ingin memecahkan tabungan rindu saya pada IIDN, setelah setahun tak bersua. Ternyata membalas kerinduan tak semudah rencana. Meski sudah mengagendakannya jauh-jauh hari dengan menyiapkan diri tuk Hari Ibu 22 Desember 2018, sebagai hari ber-IIDN, tapi Allah menentukan lain.

Demi Rindu

Hujan bukan halangan, melainkan nikmat Allah. Mungkin DIA merencanakan Kopdar Akhir Tahun IIDN MAksssar dalam kondisi yang sejuk dan romantis. -baca selanjutnya

Advertisements

Social Media versus Market Place

Karena terlalu sering mengantarkan paket kiriman ke rumah, kurir dari salah satu perusahaan jasa pengiriman itu bercanda ke saya.

“Kenapa malas sekali ke toko? Semuanya barang dibeli online kah?”

Saya hanya tersenyum saat mendapat pertanyaan itu. Bisakah bapak itu membayangkan, berapa uang yang harus saya keluarkan untuk berkunjung ke Jogya, hanya untuk membeli handle tas atau kain batik tulis, yang semuanya tidak tersedia di Makassar?.

Bagi saya, belanja online itu, semacam mendekatkan toko yang jauh -baca selanjutnya

Melukis Alis Tanpa Cukur di Wardah Beauty Class Ramadan

Cantik dari Hati

Ini adalah tulisan pertama saya yang mengulas tentang make up dan kecantikan. Tak percaya kalau kelak saya akan menuliskan tema ini, karena seperti kata beberapa teman, saya tergolong emak-emak tomboy yang berjuang tuk terlihat feminim.

Sempat kecewa karena harus ke Sulawesi Barat, padahal Wardah Community Gathering bersama Blogger MAM (Makkunrai Anging Mamiri) akan berlangsung di hari yang sama. Untungnya batal. Asyik. Jujur, motivasi terbesar saya ikut community gathering yang dikemas dalam bentuk beauty class ini adalah ingin belajar melukis alis. -baca selanjutnya