Hujan dan Baju Tak Berlengan

Hujan dan Dresscode Merah Putih Nunu

Hujan dan Dresscode Merah Putih Nunu

Ini gara-gara Nunu. Saat rehat untuk sholat ashar, Ancu Lebug melempar tawa kecilnya ke Nunu, yang datang paling belakang di kelas nulis blog relawan.
“Dresscode-nya merah putih, di’?”Lebug melempar tanya

Nunu hanya bisa menjawab dengan tawa lebar. Anak satu ini, -baca selanjutnya

Advertisements

Dari 50 menuju 500

Beranda Blog Uchi

Beranda Blog Uchi

Dapat tugas review blog teman sesama peserta program Nulis Bareng Sobat. Karena pemilihan blognya berdasarkan urutan peserta, maka otomatis saya dapat bagian kepo-in blognya Uchi.

Tiap berkunjung ke sebuah blog, perhatian pertama saya akan jatuh pada desain blognya. Begitu mengklik link rahmanfauziah.blogspot.co.id, saya disambut dengan theme sederhana dan wiget comel bergambar kelinci lucu. -baca selanjutnya

Lokasi Strategis yang Minim Sentuhan

 

Kupa Beach Restaurant

Tak menjamin bahwa ramainya sebuah tempat, karena terletak di lokasi yang strategis. Hal itu terbukti pada tempat yang kusinggahi ini.

Tidak sulit menemukan KUPA beach. Terletak di perbatasan antara Kab.Barru dan Pare-pare. Namun Kupa beach yang saya tuliskan di sini, bukanlah tentang pantai, melainkan sebuah restoran yang letaknya tepat di bibir pantai Kupa, kabupaten Barru. -baca selanjutnya

Etalase Sepi

Coklat Chalodo (foto: koleksi pribadi)

Coklat Chalodo (foto: koleksi pribadi)

Ada sepi, di balik kaca bening yang berjarak 2 meter di belakang saya. Sepertinya habis diborong oleh pembeli, tebakku. Terakhir kali ke sini, beberapa bulan lalu, lemari etalase itu berisi aneka pilihan olahan coklat.

Ini kali kelima saya ke Masamba, ibukota Kabupaten Luwu Utara. Banyak yang mengenal kabupaten ini sebagai penghasil biji coklat atau kakao, sejak tahun 90an. Namun masih kurang yang tahu bahwa kini Masamba memiliki produk lokal yang bisa dinikmati oleh semua orang, berupa coklat bubuk, coklat batangan dan permen, yang merupakan olahan dari biji kakao. Bukankah coklat siap makan, lebih cocok dijadikan cemilan atau oleh-oleh daripada biji coklat?.  -baca selanjutnya

Relawan?

Relawan Anak

“Bisakah seseorang berhenti menjadi relawan? Saya kira, tidak,” demikian tanya yang dilontarkan ke saya oleh seorang Relawan, Ica. Waktu itu, kami bertemu di workshop perencanaan program komunitas Sobat LemINA.

Ia memang sering menanyakan hal yang tak terduga dan kadang memaksa saya berfikir sejenak sebelum menjawab.
Riri, seorang teman, sesama relawan juga, bantu menjawab “Seperti halnya kesabaran, ada batasannya, begitupun dengan kerelawanan. Tapi bukankah menjadi relawan adalah panggilan jiwa?”

Sesungguhnya ada beberapa macam relawan yang saya ketahui. Mungkin yang dimaksud oleh teman saya ini, adalah relawan event. -baca selanjutnya->